PROFIL AVENGED SEVENFOLD TERBARU
Avenged Sevenfold adalah grup musik beraliran heavy metal yang dibentuk di Huntington Beach, California pada tahun 1999. Personelnya terdiri atas M. Shadows (vokal), Synyster Gates (lead guitar), Zacky Vengeance (guitar), Johnny Christ (bass), dan The Reverend (drum)....
PROFIL BULLET FOR MY VALENTINE
Bullet For My Valentine bermula dari sebuah band cover version bernama 12 Pints of My Girlfriend’s yang dibentuk sekitar tahun 1997. Band ini kerap kali meng-cover lagu-lagu milik Metallica dan Nirvana ketika perform. Pada tahun 2002 mereka mematangkan materi dan akhirnya menelurkan EP bertajuk “You/Play With Me” dimana saat itu identitas band mereka telah berubah menjadi Jeff Killed John..
PROFIL SLIPKNOT
Slipknot atau biasa ditulis SlipKnoT adalah sebuah grup band beraliran Nu metal, asal Amerika Serikat. Grup ini berdiri di Des Moines, Iowa pada 1995 dengan sembilan orang pendiri dari kota yang sama..
FOTO BERESOLUSI TERTINGGI DI DUNIA 80 GIGAPIXEL
Foto London 80 gigapixel diambil oleh Jeffrey Martin diklaim sebagai Foto beresolusi Tertinggi Dunia. Foto ini bisa berputar 360 derajat. Foto London ini memiliki resolusi total 80 gigapixels, atau 80 miliar piksel. Gambar panorama kota london ini cukup rinci dan memungkinkan kita memperbesar tepat ke arah Jam Westminster untuk membaca waktu hampir 1,5 mil jauhnya, atau untuk melihat kehidupan di dalam bangunan atau melihat orang-orang di jalanan..
CARA MENGETAHUI HARGA BLOG (WEBSITE)
Kita dapat menghitung harga sebuah blog. Besar atau nilai sebuah blog dapat dihitung dengan menggunakan beberapa web yang menyediakan layanan untuk menghitung harga blog/website. Untuk melihat harga blog , cukup kunjungi website dan masukkan url blog kemudian akan dihitung secara otomatis..
Senin, 27 Februari 2012
Trik Menjadi Karyawan Magang yang Sukses
Senin, 21 November 2011
Tips Menghilangkan Rasa Ngantuk
Rabu, 19 Oktober 2011
Tips Membuat Daftar Riwayat Hidup (CV)
Cara Membuat CV ato Curriculum Vitae yang juga di kenal Daftar Riwayat Hidup dalam melamar kerja sangat penting sekali karena CV ato Curriculum Vitae adalah biodata pribadi hingga karir sekolah dan pekerjaan yang dapat di jadikan referensi ato pertimbangan dalam melamar pekerjaan.Tips Menulis Surat Lamaran Kerja
- Impresif. Tidak terlalu menyombongkan diri, dan tidak terlalu merendahkan diri.
- Menarik minat calon atasan. Begitu dibaca, orang langsung tertarik untuk mengetahui lebih lanjut seperti apakah anda
- Menyebutkan kualifikasi yang diraih
- Mengunakan bahasa yang enak dibaca, ringkas, jelas, dan padat.Hindari pengulangan kalimat tanpa penjelasan, penggunaan kalimat tidak efektif, ejaan yang salah, maupun pengunaan tata bahasa yang buruk.(bila perlu, beli buku yang berisi contoh-contoh surat lamaran)
- Hindari mengunakan bahasa Inggris (jika tidak diminta) apabila anda merasa bahwa kemampuan bahasa Inggris anda kurang baik.Daripada ketahuan salahnya, lebih baik gunakan bahasa Indonesia saja.
- Cantumkan tujuan dan alasan anda melamar
- Jangan sampai surat lamaran anda memberikan kesan kotor, seadanya. gunakan kertas yang bagus, bersih dan rapi, tidak usut, tebal, tidak mudah robek. Hindari tipp-ex. Tinta juga jangan terlalu tipis supaya mudah dibaca.
- Menggunakan komputer. Memang ada beberapa perusahan yang meminta agar surat lamaran ditulis dengan tangan. Tetapi jika tidak diminta, lebih baik jika anda mengunakan komputer. Gunakan pulaprinter inkjet atau laser (jangan pulamemakai printer dot matrix). Dengan demikian anda tidak terlihat buta teknologi.
Tips Lolos Tes Wawancara
Bagi anda yang dipanggil untuk menjalani wawancara kerja, sebaiknya anda memperhatikan beberapa saran di bawah ini.
Sumber : gilland-ganesha.com, hanyawanita.com |
Wawancara adalah bagian dari proses penerimaan karyawan mempunyai berbagai tujuan. Ada yang dimaksudkan untuk lebih mengetahui keterampilan teknis yang dimiliki pelamar, mengetahui kepribadian pelamar, atau mengetahui kemampuan pelamar menangani berbagai hal. Wawancara biasanya dilakukan untuk melengkapi hasil tes tertulis. Hal-hal yang tidak mungkin diperoleh dari tes tertulis akan digali melalui proses wawancara. Dalam hal ini, anda dituntut untuk berusaha menguasai diri anda sendiri (khususnya kelebihan dan kelemahan anda). Juga berusaha menguasai bidang pekerjaan yang anda lamar. Cari Informasi Sebanyak Mungkin dan Berlatihlah Jika anda telah sampai pada tahap wawancara, sebenarnya secara kualitas, anda telah memenuhi persyaratan untuk diterima di perusahaan tersebut. Namun anda dapat gagal hanya karena kurang mengetahui tentang perusahaan tempat anda melamar. Untuk itu, sebaiknya anda juga berusaha mengetahuinya, dengan mencari informasi sebanyak-banyaknya mengenai kebiasaan di perusahaan tersebut. Tidak ada salahnya anda bertanya kepada resepsionis, satpam, atau tukang parkir sekalipun untuk mengetahui kebiasaan-kebiasaan di tempat tersebut. Pewawancara mana pun kurang menyukai orang yang terlalu tertutup. Usahakan memberikan informasi sejelas-jelasnya mengenai apa yang ditanyakan oleh pewawancara. Jangan pasif, sebaiknya usahakan aktif memberi informasi. Jangan mengesankan anda menyembunyikan sesuatu, namun anda juga jangan terlalu berlebihan dan menyampaikan hal-hal yang tidak relevan. Tetaplah tenang dan mengatakan yang sebenarnya. Uahakan jawaban anda selalu mengindikasikan karakter yang kuat, ulet, dan bersemangat, karena perusahaan mana pun selalu menyukai orang demikian. Sebaiknya anda berlatih bersama rekan untuk mengantisipasi semua kemungkinan pertanyaan yang akan dilontarkan pewawancara, sehingga pertanyaan apa pun yang diajukan dapat dijawab dengan memuaskan. Anda dapat menggunakan "daftar/contoh pertanyaan umum" (silakan klik) pada situs ini untuk berlatih menjawabnya bersama rekan anda. Berbagai Kondisi Ada kalanya wawancara juga dimaksudkan untuk mengetahui kemampuan anda menghadapi dan menangani berbagai situasi. Untuk yang jenis ini, anda mungkin menghadapi pewawancara yang akan mendiamkan anda begitu saja selama 5-10 menit sebelum memulai percakapan. Mungkin juga ia akan berpura-pura tidak peduli dan membaca koran ketika anda masuk, atau ia akan mengajukan bantahan-bantahan yang tidak masuk akal terhadap setiap jawaban anda, atau mengajukan pertanyaan-pertanyaan konyol tentang keluarga anda, dan banyak trik lain. Menghadapi kondisi begini, prinsip utama yang harus anda pegang adalah anda benar-benar menginginkan pekerjaan tersebut, sehingga apa pun yang terjadi anda akan menghadapinya dengan baik. Jika anda dicuekin, tetaplah bersikap sopan. Katakan "Saya tertarik dengan pekerjaan ini dan bermaksud menjelaskan kepada Bapak/Ibu mengapa anda harus mempertimbangkan saya untuk posisi ini." Jangan sampai terpengaruh dengan sikap pewawancara yang mungkin tampak aneh. Usahakan tetap tenang dan berpikir positif. Tanamkan dalam benak anda bahwa hal ini hanyalah bagian dari proses yang wajar sehingga anda tidak perlu merasa sakit hati atau kecewa. Sumber : gilland-ganesha.com, GloriaNet |
Berpakaian yang "baik" dalam wawancara memang tidak dapat digeneralisasikan karena setiap perusahaan memiliki kebiasaan-kebiasaan/budaya perusahaan yang berbeda. Namun, ada beberapa tips yang dapat diingat, antara lain: Cari informasi terlebih dahulu tentang perusahaan dan Bapak/Ibu yang akan mewawancarai anda. Beberapa perusahaan memiliki peraturan atau "kebiasaan" berpakaian secara formal, tetapi ada juga yang semi formal, atau bahkan ada yang bebas. Hal ini penting, agar anda tidak dilihat sebagai "orang aneh', disesuaikan dengan posisi yang akan dilamar. Bagi pelamar pria disarankan menggunakan kemeja lengan panjang dan berdasi, tidak perlu menggunakan jas. Berpakaian rapi dan bersih, tidak kusut. Hal ini memberi kesan bahwa anda menghargai wawancara ini. Berpakaian dengan warna yang tidak terlalu menyolok (misalkan mengkilap, ngejreng). Bagi pelamar wanita berpakaian yang tidak terlalu ketat (rok bawah, kancing baju atasan). Berpakaian dengan desain yang simpel (tidak telalu banyak pernik-pernik, toh ini bukan acara pesta). Tidak berlebihan dalam menggunakan wewangian dan perhiasan. Sumber : Kompas Cyber Media |
Dalam wawancara, faktor diluar "isi" seringkali dapat mempengaruhi keberhasilan suatu wawancara. Mulai dari penampilan, sampai cara berbicara. Seorang pewawancara yang berpengalaman akan merasakan sebagian karakter yang diwawancara dari sinar matanya. Tidak perlu dengan memelototi, atau dengan sinar mata syahdu, melainkan tataplah secara wajar kepada pewawancara. Intinya, bahwa melalui tatapan anda selama wawancara haruslah menandakan : 1. Apakah anda cukup percaya diri; 2. Apakah anda berpikir positif terhadap proses komunikasi dalam wawancara tersebut; 3. Apakah anda jujur dengan isi komunikasi anda; 4. Apakah anda tampil "jujur" sesuai dengan kepribadian anda yang sebenarnya, tidak dibuat-buat. Intonasi akan memperlihatkan apakah anda seorang yang percaya diri atau tidak. Tidak perlu dengan cara mengatur suara seperti seorang pemain sinetron, tetapi cukuplah bahwa anda dapat menggunakan intonasi yang menarik minat lawan bicara untuk terus berkomunikasi. Usahakan tidak memberi nada agresif, atau nada "menutup" diri. Gunakanlah intonasi yang mewakili dengan isi pesan anda. Volume, warna, dan irama memang harus diatur dengan baik, tetapi bukan harus menjadi orang yang tampil bukan sebagai dirinya sendiri. Sumber : gilland-ganesha.com, Kompas Cyber Media |
Panggilan wawancara kerja merupakan saat yang paling menyenangkan bagi pencari kerja. Karena panggilan tersebut merupakan langkah awal untuk meniti pekerjaan yang diidamkan. Tak heran jika test wawancara atau test interview menimbulkan banyak harapan di dalam diri pencari kerja. Bayangan mendapatkan pekerjaan yang bagus, gaji yang cukup dan teman-teman kerja yang menyenangkan seakan sudah di pelupuk mata. Tetapi seringkali terjadi harapan tinggallah harapan, panggilan selanjutnya ternyata hanya tinggal penantian dan impian. Dering telepon atau surat panggilan selanjutnya, tak kunjung tiba. Anda pun jadi penasaran dan diliputi berbagai pertanyaan, apakah akan ada panggilan lagi atau memang hasil wawancara Anda tidak diproses. Tak jarang harapan yang tadinya berkobar mendadak padam. Memang, pada beberapa perusahaan memerlukan waktu yang agak lama bahkan ada yang membutuhkan waktu sampai satu bulan untuk memproses kelanjutan test wawancara. Nah, kalau Anda menghadapi situasi demikian, agar tidak penasaran, Anda dapat menanyakan kepastian kepada perusahaan tersebut melalui telepon. Anda dapat bertanya setelah melewati waktu dua minggu dari waktu wawancara. Tanyakan langsung pada divisi HRD atau orang yang mewawancarai Anda. Jangan merasa ragu dan takut untuk menanyakan hal ini, karena bertanya merupakan hak Anda. Lagi pula, menanyakan kepastian kabar dan kelanjutan proses lamaran Anda dalam waktu dua minggu atau lebih setelah wawancara adalah hal yang etis dan cukup sopan. Perusahaan pun pasti maklum atas pertanyaan Anda. Untuk itu usai wawancara, ada baiknya Anda menanyakan siapa dan nomor telepon yang dapat dihubungi untuk menanyakan hasil wawancara Anda. Jika pihak perusahaan menjawab bahwa hasil test Anda tersimpan dalam database dan sewaktu-waktu diperlukan Anda akan dipanggil lagi, berarti jawaban sesungguhnya lamaran Anda tidak diproses lebih lanjut. Jawaban seperti itu biasanya merupakan penolakan secara halus setidaknya untuk saat itu. Bisa jadi, suatu saat jika ada kualifikasi yang cocok, Anda akan dipanggil lagi. Namun dengan jawaban seperti itu Anda jangan lantas terus menanti tanpa berusaha lagi. Buatlah lamaran lain sebanyak-banyaknya. Sebaliknya kalau jawaban perusahaan memberi kepastian, misalnya,"Anda memang memenuhi kualifikasi kami dan dengan pertanyaan Anda, kami sekaligus memanggil Anda pada tanggal...", berarti kemungkinan besar Anda akan diterima. Mungkin saat itu pihak perusahaan belum sempat menghubungi Anda lebih lanjut dikarenakan adanya kepentingan lain. Hidup ini memang penuh dengan kemungkinan. Untuk itu Anda jangan berhenti berusaha untuk mendapatkan kemungkinan yang terbaik. Sehingga kemungkinan itu akan menjelma menjadi suatu 'kepastian' yang menggembirakan. Sumber : GloriaNet |
Contoh-contoh Pertanyaan dalam Tes Wawancara
Contoh-contoh Pertanyaan Umum dalam Wawancara |
Pertanyaan yang dapat menggali aspek motivasi antara lain :
Sumber : gilland-ganesha.com, buku "Sukses Mendapatkan Pekerjaan" - Anna T. Yuniarti, S.Psi. |
Pertanyaan yang dapat menggali aspek ketahanan terhadap tekanan/stres antara lain :
Sumber : gilland-ganesha.com, buku "Sukses Mendapatkan Pekerjaan" - Anna T. Yuniarti, S.Psi. |
Pertanyaan yang dapat menggali aspek inisiatif antara lain :
Sumber : gilland-ganesha.com, buku "Sukses Mendapatkan Pekerjaan" - Anna T. Yuniarti, S.Psi. |
Pertanyaan yang dapat menggali aspek sikap kerja antara lain :
Sumber : gilland-ganesha.com, buku "Sukses Mendapatkan Pekerjaan" - Anna T. Yuniarti, S.Psi. |
Pertanyaan yang dapat menggali aspek kepercayaan diri antara lain :
Sumber : gilland-ganesha.com, buku "Sukses Mendapatkan Pekerjaan" - Anna T. Yuniarti, S.Psi. |
Termasuk di dalam kemampuan berpikir analitis adalah "Kemampuan Memecahkan Masalah" (problem solving) dan "Kemampuan Membuat Keputusan" (decision making). Pertanyaan yang dapat menggali aspek kemampuan berpikir analitis antara lain :
Sumber : gilland-ganesha.com, buku "Sukses Mendapatkan Pekerjaan" - Anna T. Yuniarti, S.Psi. |
Pertanyaan yang dapat menggali aspek kemampuan pencapaian keberhasilan antara lain :
Sumber : gilland-ganesha.com, buku "Sukses Mendapatkan Pekerjaan" - Anna T. Yuniarti, S.Psi. |
Pertanyaan yang dapat menggali aspek aspirasi diri antara lain :
Sumber : gilland-ganesha.com, buku "Sukses Mendapatkan Pekerjaan" - Anna T. Yuniarti, S.Psi. |
Pertanyaan yang dapat menggali aspek kelemahan diri antara lain :
Sumber : gilland-ganesha.com, buku "Sukses Mendapatkan Pekerjaan" - Anna T. Yuniarti, S.Psi. |
Pertanyaan yang dapat menggali aspek sosialisasi antara lain :
Sumber : gilland-ganesha.com, buku "Sukses Mendapatkan Pekerjaan" - Anna T. Yuniarti, S.Psi. |
Pertanyaan yang dapat menggali aspek kemandirian antara lain :
Sumber : gilland-ganesha.com, buku "Sukses Mendapatkan Pekerjaan" - Anna T. Yuniarti, S.Psi. |
Pertanyaan yang dapat menggali aspek kepemimpinan antara lain :
Sumber : gilland-ganesha.com, buku "Sukses Mendapatkan Pekerjaan" - Anna T. Yuniarti, S.Psi. |


2/27/2012 01:11:00 PM
Fajar Prio Pratomo





